Posted by: jagrag | January 25, 2010

I am Back!

Whooww…

It’s been more than a year I haven’t update my blog! There are a lot of changes in my live.

I am not single anymore.. I am married to a beautiful, cheerful, cherish woman. I finished my study, and now I am (ashamedly) a M.Eng. We moved to Bandung, a memorious city, place where I met my wife. I have a new job, a quite dream job actually, working in an engineering company, doing an engineering design, stress analysis, etc, an it’s in o&g domain.

I also have a new hobby: taking photo! I didn’t say photographyūüėÄ, I am new in DSLR, so I just jeprat-jepret whenever I hold the camera and there is (I think) a good object to take. And the result: as good as pocket camera.. I am not saying that my DSLR ‘taking picture’ is as bad as pocket, but otherwise, my pocket camera ‘taking picture’ is as good as DSLR one. No, kidding, I’m still rookie in ‘taking picture’.

And the other thing is, I want to practice my English skill set and writing my next posts in English is a good way for me to drill my writing skill. I have no doubt that there will be a lot of grammar error, bla bla bla.. but I still want to try anyway. In the next post, I want to tell my analysis why dozens of middle eastern choose Malaysia as their second choice of study rather than Indonesia. It’s somehow related to the language skill.

You may comment my English posts in Bahasa of course. If you’re still shy to write in English, push yourself to write in English, let’s practice together. And if any of you find mistake or error in grammar, or anything in my English posts, your correction are welcomed.

Posted by: jagrag | February 24, 2009

Sunset Policy Paradox

sunsetparadox1

Posted by: jagrag | February 24, 2009

Lampu merah

Koran apa komik???

lampumerah

p.s.: Terima kasih kepada siapapun yang posting gambar ini di milis2.

Posted by: jagrag | February 5, 2009

Krisis, sudah diatur, tetap berusaha!

‚ÄúTiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikanNYA kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri‚ÄĚ (QS 57:22-23).

Posted by: jagrag | November 30, 2008

InsyaAllah menikah

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Mohon doa restu, insyaAllah akan menikah

Marissa Fauzia & Alfa Khinani

Akad nikah: 08.30 WIB
Resepsi: 11.30 WIB
14 Desember 2008
Gedung Bhayangkara
Jalan Cicendo no. 29 Bandung

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Marissa & Alfa
http://www.mywedding.com/marissaalfa

click to enlarge
https://jagrag.files.wordpress.com/2008/10/marissaalfa_1.jpg

https://jagrag.files.wordpress.com/2008/10/marissaalfa_2.jpg

https://jagrag.files.wordpress.com/2008/10/marissaalfa_3.jpg

https://jagrag.files.wordpress.com/2008/10/marissaalfa_41.jpg

Posted by: jagrag | September 18, 2008

Mencintai apa adanya

Suamiku seorang insinyur. Aku mencintai sifatnya yang alami, dan sangat menyukai perasaan hangat yang muncul dihatiku saat aku bersandar di bahunya yang bidang.

Tiga tahun dalam masa perkenalan, dan dua tahun dalam masa pernikahan, harus kuakui, bahwa aku mulai merasa lelah. Alasan-alasanku mencintainya dulu telah berubah menjadi sesuatu yang menjemukan.

aku seorang perempuan yang sentimentil dan benar-benar sensitif serta berperasaan halus. Aku selalu merindukan saat-saat romantis seperti seorang anak yang menginginkan permen. Tetapi semua itu tidak pernah kudapatkan. Suamiku jauh berbeda dari yang kuharapkan. Rasa romantisnya kurang.

Ketidakmampuannya dalam menciptakan suasana yang romantis dalam pernikahan kami telah mementahkan semua harapanku akan cinta yang ideal.

Suatu hari, aku beranikan diri untuk mengatakan keputusanku kepadanya, bahwa aku menginginkan perceraian.

“Mengapa?” Dia terkejut.

“aku lelah, Mas tidak pernah bisa memberikan cinta yang kuinginkan.”

Dia terdiam dan termenung sepanjang malam di depan komputernya, tampak seolah-olah sedang mengerjakan sesuatu, padahal tidak.

Kekecewaanku semakin bertambah, mengetahui bahwa suamiku adalah seorang pria yang bahkan tidak dapat mengekspresikan perasaannya. Apalagi yang bisa aku harapkan darinya?

Dan akhirnya dia bertanya, “Apa yang dapat aku lakukan untuk mengubah pikiranmu?” Read More…

Posted by: jagrag | September 3, 2008

Indahnya Pernikahan Dalam Islam

Menurut Muhammad Fauzil Adhim, pakar pernikahan dan parenting, hubungan suami dan istri dalam islam bukan berlandasan kepada kewajiban (misalnya, bakti istri pada suami ). Tapi apapun yang dilakukan suami atau istri terhadap pasangannya adalah dalam rangka ketaatan kepada Allah swt. Dengan kata lain, intinya adalah hubungan yang lebih tulus semata mata karena Allah dan bukan karena sesuatu yang bisa dibeli dengan uang (tidak bersifat transaksional).

Misalnya, kalau kita bisa melakukan yang lebih baik kepada pasangan kita, kenapa tidak. Karena orientasinya adalah mencari ridho Allah atau mengharapkan pahala dari Allah. Dan bukan mengharapkan balasan yang lebih baik dari pasangan kita. Jika kemudian ia ternyata membalas kebaikan kita dengan yang lebih baik lagi, maka itu merupakan sunnatullah. Menurut Fauzil (mantan dosen psikologi UII jogyakarta), yang membuat pernikahan bahagia adalah karena orientasi pernikahan yang kuat. Semakin kuat orientasinya, semakin besar peluang pernikahan itu bertahan lama dan bahagia.

Sebaliknya, pernikahan yang dilandasi oleh harapan harapan akan menimbulkan masalah dan mendatangkan kekecewaan. Misalnya seorang laki laki yang menikahi perempuam berjilbab yang juga seorang muslim aktivis, kata Fauzil. Ketika  ia hendak shalat tahajjud, ternyata istrinya sulit dibangunkan. Kalau pernikahannya dilandasi harapan, maka ia akan kecewa karena tidak sesuai dengan yang ia harapkan. Namun kalau pernikahannya berangkat dari orientasi ketaatan kepada Allah, semua itu indah saja.

Menurut Fauzil, Ketaatan kepada Allah tidak harus mengabaikan hak hak yang bersifat fisik. Misalnya, kecantikan, pakaian dan sebagainya perlu diperhatikan sebagai bahagian dari bentuk ketaatan kepada Allah. Sebaliknya, suami berpenampilan rapi, mengenakan pakaian bagus, dan memakai parfum yang disukai oleh istri.

Akhirnya, keindahan dan kebahagian pernikahan akan tercapai bila pola hubungan suami istri  itu seimbang, tegas Fauzil. Suami tahu akan hak istri, dan istri tahu akan hak suami. Masing masing juga tahu dan sadar akan  kewajibannya sebagai suami atau istri.

Dengan kata lain, sebuah pernikahan yang bahagia adalah jika suami berorientasi memenuhi hak istri dan melaksanakan kewajibannya sebagai suami. Dan sebaliknya. Insya Allah.

Diambil dari http://id.shvoong.com/newspapers/indonesia/1824434-indahnya-pernikahan-dalam-islam/

Sumber: Majalah Wanita

Bagian yang ditebalkan adalah yang pernah menyadarkan seseorang ketika ragu akan pernikahan

Posted by: jagrag | August 21, 2008

Conveying efficiency, kemampuan bertelor, mindmap

Ketika menuliskan komen di tulisan saya sendiri “Natalie du Toit: Impian dan Kenyataan”, saya meresmikan bahwa kemampuan saya bercerita sangat-sangat kurang jika dibandingkan dengan apa yang saya serap (baca atau rasakan). Meresmikan, maksudnya adalah menyatakan diri atau mengakui, kalau menyadari memang sudah dari dulu, tapi saya masih men-deny-nya.

Saya menyebutnya conveying efficiency atau bahasa indonesianya : kemampuan bertelor (dipopulerkan pertama kali oleh pak Khairul dan Mas Pandu). Read More…

Posted by: jagrag | August 21, 2008

Natalie du Toit: Impian dan kenyataan

The tragedy of life does not lie in not reaching your goals,
The tragedy of life lies in not having goals to reach for.
It is not a disgrace not to reach for the stars,
But it is a disgrace not to have stars to reach for.

Natalie du Toit [1].

Natalie du Toit, wanita yang lahir di Cape Town Afrika Selatan pada 29 Januari 1984 adalah satu-satunya perenang difabel dalam sepanjang sejarah olimpiade. Pada olimpiade Beijing 2008 kali ini, du Toit akan mewakili negaranya, Afrika Selatan dalam even renang marathon 10 kilometer. Meskipun perenang nomor 5 dunia dalam cabang renang marathon 10 kilometer tersebut berada pada urutan finish ke-16, namun partisipasinya kali ini sudah merupakan kenyataan dari impiannya untuk lolos dalam kualifikasi olimpiade pada cabang tersebut [2]. Bahkan pada pembukaan olimpiade Beijing 2008, Du Toit diutus sebagai pembawa bendera Afrika Selatan dan berada pada barisan paling depan kontingen yang dia ceritakan sebagai sebuah kehormatan besar bagi dirinya [3]. Read More…

Posted by: jagrag | July 9, 2008

“Perkenalkan, Luckibrahim…”

Suatu ketika, tante: “Kamu kayak Lucky Alamsyah.”

Suatu ketika, teman: “Kamu kayak Anwar Ibrahim.”

Older Posts »

Categories