Posted by: jagrag | January 12, 2008

Soeharto Meninggal Dunia

‘Soeharto meninggal dunia’, itulah kabar yang diterima seorang nenek, Mursyidah, sehingga datang ke Cendana. Tapi kabar yang diterimanya tidak benar. Baca selengkapnya di detik.com.

Mencoba tidak nyambung sama judul postingan, saya pengen komentar mengenai perdebatan sidang perdata atas Pak Harto berdasarkan ke-sotoy-an saya. CMIIW.

Menurut saya sidang perdata kasus Pak Harto ya segera dilakukan saja meskipun beliaunya sakit bahkan ga mampu ngapa2in. Karena:

  1. Sakit atau ga sakit, Pak Harto kemungkinan tetap ga akan hadir dalam sidang, paling ya pengacaranya aja.
  2. Dari dulu alasan penundaan sidang Pak Harto adalah karena alasan kesehatan. Tapi coba bandingkan kesehatan Pak Harto dulu dan sekarang, lebih sehat mana? ya sehat dulu. Nyesel kan knapa ga dari dulu-dulu disidang ketika Pak Harto-nya masih bisa senyum, ngomong-ngomong, dan agak nyambung ketika melihat kondisinya sekarang yang hampir ga bisa ngapa2in. Artinya, kesehatan Pak Harto makin lama makin buruk, makin cepat disidang makin baik. kalo ga disidang segera mungkin nanti akan lebih bingung lagi gimana cara menyelesaikan kasus Pak Harto karena beliaunya sudah meninggal.
  3. Mungkin sekaratnya kondisi Pak Harto saat ini disebabkan oleh banyaknya masyarakat yang tidak ikhlas dengan apa yang dilakukannya dulu. Mungkin saja kalo masyarakat ikhlas, Pak Harto bisa pergi dengan tenang. Mungkin saja masyarakat akan lebih ikhlas kalo Pak Harto disidang dan kasusnya diselesaikan. Kalo keluarganya ingin Pak Harto tenang ketika menjelang kematiannya, malah harusnya mendukung penyelesaian kasus ini dong, bukan malah menghalang2i.

Tapi bagaimanapun juga, saya tetap mendoakan semoga Pak Harto diberi nikmat sehat, akhir yang baik dan ketenangan ketika menghadapNya. Saya akui Pak Harto punya visi jelas terhadap Indonesia, ini yang saya salut terhadap beliau. Belum ada presiden setelahnya yang mempunyai visi sejelas dan setransparan Pak Harto. Namun caranya salah…

Sotoy, Correct Me If I Wrong.


Responses

  1. pertamax deui euy….
    Amien..setuju! semoga eyang suharto dpt diberikan jalan dan petunjuk yg terbaiklah dr TUhan..
    tp kalo aku maw nambahain, kayak’y semua sebab akibat gara2 kroni2 suharto dan anak’y yg menyebabkan hal itu terjadi..:(.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: