Posted by: jagrag | March 31, 2008

Kaum intelektual yang menghancurkan tanah airnya sendiri, tanpa ia sadari…

Copy dan paste dari Mailing List Pendidikan Network dan di-isengkomentari di postingan selanjutnya.

Mungkin bagi sebagian anak atau orang tua dan kita sendiri masih banyak yang belum menyadari bahwa ada fenomena kaum intelektual dalam negeri yang malah mengabdikan potensinya bagi negara lain.

Sebuah ilustrasi menarik yang juga merupakan fakta miris yang berikut saya tuliskan masih berlangsung sampai sekarang.

TK, SD mungkin bukanlah sebegitu dianggap pentingnya dan menegangkannya oleh para orang tua murid, dibanding dengan ketika anaknya hendak melanjutkan jenjang pendidikan setelahnya, yakni SMP atau SMA.

Di sebuah desa seorang anak duduk dibangku SD di desa-desa yang dekat dengan rumahnya. Dari sekian kelas siswa SD pada masa mendekati ujian kelulusan, ketika ditanya kemana akan melanjutkan sekolah, mayoritas mereka akan menjawab SMP-SMP favorit di kotalah yang menjadi tujuan mereka, entah berdasarkan referensi dari orang tua, guru-guru, atau teman.

Begitu pun halnya dengan siswa-siswa SMP, mereka mengidam-idamkan untuk dapat melanjutkan belajarnya ke SMA-SMA yang juga favorit dengan passing grade ketat di perkotaan.

Lalu kembali ketika hendak melalui ujian kelulusan, sekian kelas siswa SMA ketika ditanya kemana mereka akan kuliah, maka disebutkannyalah lagi-lagi perguruan tinggi-perguruan tinggi kenamaan, yang kini bahkan berada di luar kota, semakin jauh dari kampung halaman dan rumah.

Putra-putri daerah tersebar di seluruh perguruan tinggi-perguruan tinggi yang ada. Kemudian ketika pada masa-masa mendekati kelulusannya, sekali lagi para siswa yang kini menjadi mahasiswa ditanya kemana mereka akan melanjutkan studi atau kerjanya.

Mereka akan menyebutkan perguruan tinggi-perguruan tinggi atau perusahaan luar negeri. Putra-putri daerah yang berpendidikan akan meninggalkan rumahnya, kampung halamannya. Mereka akan berperan serta aktif dalam mengoptimalkan potensi intelektualnya pada negara-negara asing.

Lalu siapakah yang akan membangun tanah kelahiran mereka?
Kemanakah putra-putri anak bangsa kita ini?
Kemudian, kaum intelektual dari manakah yang akan membangun kampung halamannya?
Lalu siapakah yang menghuni negeri kita?
Siapakah yang akan membangun negeri ini?

Beberapa pertanyaan di atas hanyalah sebagian kecil dari sekin banyak lagi pertanyaan yang akan berkembang banyak dan sulit. Begitupun dengan jawabannya. Sungguh sangat konspiratif. Dan kita dipecundangi oleh pihak-pihak asing yang lebih cerdas yang berkepentingan memanfaatkan potensi nasional kita. Kita mungin diberi kesempatan yang berharga untuk menjadikan diri kita sebagai kaum terpelajar, terdidik, dan intelek. Namun sungguh pun bila fenomena ini terus berlangsung, kita bukanlah apa-apa sama sekali.

Pesimisme…

Tapi sungguh, kita berada dalam bombardemen hebat yang menjadikan NKRI tercinta hancur berkeping-keping kelak. Salah satu bombardir itu adalah tatkala “warga negaranya meninggalkan tanah airnya dan menolak keberadaan negaranya sendiri”.


Responses

  1. […] Benarkah kaum intelektual menghancurkan tanah airnya sendiri? Ini adalah komentar iseng dari postingan sebelumnya. […]

  2. Artikel di blog ini bagus-bagus dan berguna bagi para pembaca.Anda bisa lebih mempromosikan artikel anda di Infogue.com dan jadikan artikel anda topik yang terbaik bagi para pembaca di seluruh Indonesia. Telah tersedia plugin/widget.Kirim artikel dan vote yang terintegrasi dengan instalasi mudah dan singkat.Salam Blogger!!

    http://www.infogue.com/
    http://www.infogue.com/pendidikan/kaum_intelektual_yang_menghancurkan_tanah_air/


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: